Selasa, 19 Maret 2019

Gerak Pada Tumbuhan

Berdasarkan penyebabnya, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi gerak endonom dan gerak esionom.

Gerak Endonom/Autonom

Gerak endonom adalah gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan dari dalam tubuh tumbuhan.
Contoh: Siklosis/Rotasi, aliran plasma dalam sel tumbuhan Hydrilla verticiliata, putri malu.

Gerak Esionom

Gerak esionom adalah gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan dari luar tubuh tumbuhan. Rangsangan ini dapat berupa cahaya, sentuhan, suhu, air, gravitasi bumi, zat kimia dan sebagainya.
Gerak esionom dapat dibedakan menjadi tiga yaitu gerak nasti, tropisme, dan taksis.

Gerak Nasti

Gerak nasti adalah gerak bagian tubuh-tunbuhan yang arahnya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan tetapi ditentukan oleh tumbuhan itu sendiri.
Gerak nasti dibedakan menjadi:

Seismonasti/Tigmonasti

Gerak ini dipengaruhi oleh rangsangan mekanis berupa sentuhan atau tekanan.
Contoh Menutupnya daun tumbuhan putri malu (Mimosa pudica) waktu kita menyentuhnya. Menutupnya daun tumbuhan Venus ketika serangga hinggap di atasnya.

Niktinasti

Gerak ini dipengaruhi oleh suasana gelap (rangsangan gelap).
Contohnya gerak menutupnya daun-daun majemuk pada tumbuhan polong-polongan (Leguminoceae) pada waktu malam. Gerak ini terjadi karena adanya perubahan tekanan turgor di dalam persendian daun-daun.

Fotonasti

Gerak ini dipengaruhi oleh rangsangan cahaya.
Contoh membuka dan menutupnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada jam tertentu saat ada cahaya, mekarnya bunga matahari saat siang hari.

Termonasti

Gerak ini dipengaruhi oleh rangsangan suhu.

Nasti kompleks

Gerak ini dipengaruhi beberapa faktor, yaitu cahaya, suhu, zat kimia dan air.
Contoh membuka dan menutupnya stomata.

Gerak Tropisme

Gerak tropisme adalah gerak bagian tubuh tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan.
Gerak tropisme dibedakan menjadi:

Fototropisme/Heliotropisme

Jika gerakannya menjauhi cahaya disebut fototropisme negatif. Contoh gerak tumbuh akar menjauhi cahaya.
Gerak fototropisme berkaitan dengan zat tumbuh auksin yang terdapat pada ujung tumbuhan. Pada sisi batang yang terkena cahaya, zat tumbuh lebih sedikit daripada batang yang tidak terkena cahaya. Akibatnya sisi batang yang terkena cahaya pertumbuhannya lebih lambat daripada sisi batang yang tidak terkena cahaya sehingga batang membelok ke arah cahaya.

Geotropisme

Geotropisme adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan gaya tarik bumi. Jika gerakannya menuju tanah disebut geotropisme positif, contoh gerak akar ke bawah. Jika gerakannya menjauhi bumi disebut geotropisme negatif, contoh batang tumbuh ke atas.

Tigmotropisme

Tigmotropisme adalah gerakan yang dipengaruhi rangsangan berupa sentuhan persinggungan atau tekanan.
Contoh Membelitnya ujung batang atau sulur pada tanaman labu atau tanaman bersulur lainnya.

Kemotropisme

Kemotropisme adalah gerakan yang dipengaruhi rangsangan berupa zat kimia.
Contoh akar akan bergerak menuju tanah yang banyak mengandung unsur hara.

Hidrotropisme

Hidrotropisme adalah Gerakan bagian tubuh tumbuhan karena rangsangan Contoh gerakan akar selalu menuju ke tempat yang basah (mengandung air).

Gerak Taksis

Gerak taksis adalah gerak seluruh tubuh atau bagian dari tubuh yang berpindah tempat yang arahnya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Gerak taksis dibedakan menjadi: 

Fototaksis

Fototaksis adalah gerakan berpindah tempat seluruh tubuh atau bagian dari tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya. Contoh gerak fototaksis adalah gerakan kloroplas yang mengandung klorofil bergerak menuju sisi sel yang terkena cahaya.


Kemotaksis

Kemotaksis adalah gerakan berpindah tempat seluruh atau bagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan zat kimia. Contoh gerakan sperma menuju sel telur pada waktu terjadinya pembuahan. Karena adanya rangsangan zat kimia berupa gula dan protein.

Galvanotaksis

Galvanotaksis adalah gerakan berpindah tempat seluruh atau bagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang arus listrik. Contohnya gerak berpindah tempat protozoa ketika diberikan arus listrik yang lemah di dekatnya.

Gerak Higroskopis

Higroskopis, yaitu gerak bagian tumbuhan yang disebabkan oleh perubahan kadar air pada sel mati.
Contoh gerak higroskopis:

  • Pecahnya kulit buah tanaman polong-polongan (kacang-kacangan) yang telah tua dan kering.
  • Membukanya kotak spora (sporangium) oleh annulus pada tumbuhan paku dan lumut untuk mengeluarkan spora
  • Pecahnya sporangium lumut oleh peristom
  • Pecahnya buah petai cina, jarak, dan rambung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gerak Pada Tumbuhan

Berdasarkan penyebabnya, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi gerak endonom dan gerak esionom. Gerak Endonom/Autonom Gerak endonom adal...