Kedudukan Biologi di antara Ilmu-Ilmu lainnya
Manfaat mempelajari biologi
a. Di bidang kedokteran
Cabang biologi yang membantunya anatomi, fisiologi, mikrobiologi, patologi, dan sebagainya.
b. Di bidang industri
Cabang biologi yang membantunya zoologi, botani, fisiologi, taksonomi, mikrobiologi, dan
sebagainya.
c. Di bidang pertanian
Cabang biologi yang membantunya botani, anatomi, fisiologi, genetika, dan sebagainya.
d. Di bidang peternakan
Cabang biologi yang membantunya zoologi, anatomi, fisiologi, genetika, embriologi, taksonomi dan sebagainya.
Biologi juga dapat digabungkan dengan cabang ilmu IPA lainnya, misalnya biofisika dan biokimia.
Ciri-Ciri Makhluk Hidup
Makhluk hidup dapat dibedakan dari benda tak hidup dengan
melihat ciri-ciri yang hanya dimiliki oleh makhluk hidup dan tidak dimiliki
oleh benda tak hidup, yaitu:
1. Bergerak
2. Memerlukan makan/nutrisi
Tumbuhan memperoleh makanan melalui proses fotosintesis.
6CO2 + 6H2O → C6H12O6 + 6O2
3. Bernapas (respirasi)
Bernapas berarti menghirup oksigen (O2) dari udara dan
mengeluarkan gas karbondioksida (CO2). Oksigen yang dihirup digunakan untuk
membakar zat makanan untuk menghasilkan energi. Proses pembakaran zat makanan
oleh O2 di dalam tubuh disebut proses oksidasi (metabolisme).
C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O
C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O
Manusia bernapas dengan paru-paru, hewan ada yang bernapas
dengan paru-paru, insang dan dibantu dengan kulit. Sedangkan tumbuhan bernapas
melalui mulut daun (stomata).
4. Bereaksi terhadap rangsangan (iritabilitas)
5. Mengeluarkan zat sisa (ekskresi).
Proses pengeluaran zat sisa dilakukan melalui kulit, ginjal
dan paru-paru.
6. Tumbuh dan berkembang
Tumbuh adalah proses bertambahnya ukuran dan jumlah sel yang
sifatnya irreversibel (tidak dapat kembali ke keadaan semula).
Berkembang adalah proses pertumbuhan yang diikuti dengan
proses pendewasaan atau proses berubahnya sel-sel untuk membentuk struktur dan
fungsi tertentu (diferensiasi) membentuk organ tertentu.
7. Berkembang biak (reproduksi)
Perkembangbiakan dapat terjadi secara generatif (kawin) maupun vegetatif (tidak kawin).
Perkembangbiakan generatif dapat dibedakan lagi menjadi bertelur (ovipar), melahirkan (vivipar), dan bertelur-melahirkan (ovovivipar).
Perbedaan perkembangbiakan secara generatif dengan vegetatif:
Perkembangbiakan dapat terjadi secara generatif (kawin) maupun vegetatif (tidak kawin).
Perkembangbiakan generatif dapat dibedakan lagi menjadi bertelur (ovipar), melahirkan (vivipar), dan bertelur-melahirkan (ovovivipar).
Perbedaan perkembangbiakan secara generatif dengan vegetatif:
Pembeda
|
Vegetatif
|
Generatif
|
Dapat dijumpai pada
|
Hewan dan tumbuhan tingkat rendah
|
Hewan dan tumbuhan tingkat tinggi
|
Induk
|
Hanya melibatkan satu induk
|
Melibatkan dua jenis induk
|
Keturunannya
|
Secara genetik, sama dengan induknya
|
Secara genetik berbeda denagn induknya. Ini menyebabkan terjadinya
variasi
|
Kecepatan perkembangbiakan
|
Berlangsung relatif cepat
|
Berlangsung relatif lambat
|
8. Melakukan adaptasi
Adaptasi adalah penyesuaian diri terhadap lingkungannya, misalnya terhadap suhu, ketinggian, iklim, agar dapat bertahan hidup di lingkungannya tersebut.
Adaptasi adalah penyesuaian diri terhadap lingkungannya, misalnya terhadap suhu, ketinggian, iklim, agar dapat bertahan hidup di lingkungannya tersebut.
Asal Usul Makhluk Hidup
1. Teori Abiogenesis
Para penganut paham abiogenesis memiliki semboyan/pemikiran
"Generatio Spontaneae" yang artinya makhluk hidup berasal dari benda
tak hidup yang muncul secara spontan karena adanya gaya hidup di alam. Ilmuwan
yang mendukung teori ini adalah Aristoteles, Antonie Van Leuwenhook, John
Needham, Opharin, Harold Urey dan Stanley Miller
.
.
Harold Urey dan Stanley Miller (Teori Kimia) berpendapat
bahwa "Suatu ketika atmosfer bumi kaya akan gas-gas CH4 (metana), NH3
(Amoniak), H2O (uap air) dan gas H2 (hidrogen). Dengan bantuan loncatan bunga
api listrik yang berasal dari petir di angkasa dan sinar kosmis, dari zat-zat
tersebut terbentuk asam amino. Asam amino ini merupakan substansi dasar
pembangun kehidupan".
Alexander Ivanovich Opharin berpendapat bahwa kehidupan pertama kali terjadi di lautan, karena air laut banyak mengandung garam-garam mineral yang merupakan bahan penyusun makhluk hidup.
2. Teori Biogenesis
Para pendukung teori biogenesis adalah Francesco Redi, Lazari Spallanzani dan Louis Pasteur.
Redi melakukan percobaan dengan menggunakan tiga potong daging yang telah disterilkan. Ketiga daging tersebut dimasukkan ke dalam tiga toples yang berbeda. Satu toples dibiarkan terbuka, satu toples ditutup dengan kain kasa dan satu toples ditutup rapat. Selama satu minggu ketiga daging tersebut diamati dan dicatat perubahan yang terjadi.
Alexander Ivanovich Opharin berpendapat bahwa kehidupan pertama kali terjadi di lautan, karena air laut banyak mengandung garam-garam mineral yang merupakan bahan penyusun makhluk hidup.
2. Teori Biogenesis
Para pendukung teori biogenesis adalah Francesco Redi, Lazari Spallanzani dan Louis Pasteur.
Redi melakukan percobaan dengan menggunakan tiga potong daging yang telah disterilkan. Ketiga daging tersebut dimasukkan ke dalam tiga toples yang berbeda. Satu toples dibiarkan terbuka, satu toples ditutup dengan kain kasa dan satu toples ditutup rapat. Selama satu minggu ketiga daging tersebut diamati dan dicatat perubahan yang terjadi.
Lazaro Spallanzani melakukan percobaan dengan menggunakan air
kaldu yang telah disterilkan, kemudian air kaldu tersebut dimasukkan ke dalam
tiga tabung reaksi terpisah. Satu tabung dibiarkan terbuka, satu tabung ditutup
kain kasa dan satu tabung lainnya ditutup rapat. Selama satu minggu, ketiga
daging dalam toples tersebut diamati dan dicatat perubahan yang terjadi.
Pasteur melakukan percobaan dengan menggunakan air kaldu
yang telah disterilkan, kemudian air kaldu tersebut dimasukkan ke dalam tiga
tabung reaksi terpisah. Satu tabung dibiarkan terbuka, satu tabung dihubungkan
dengan gelas berbentuk leher angsa dan satu tabung lainnya ditutup rapat.
Selama satu minggu ketiga daging dalam toples tersebut diamati dan dicatat
perubahan yang terjadi.
Percobaan Louis Pasteur
dapat menggugurkan teori Abiogenesis.
Semboyan para penganut teori biogenesis adalah
*) “Omne vivum ex vivo”, artinya semua kehidupan berasal
dari kehidupan
*) “Omne vivum ex ovo”, artinya semua kehidupan berasal dari
telur
*) "Omne ovum ex vivo",
artinya semua telur berasal dari kehidupan.
Metode Ilmiah
Penemuan ilmiah diperoleh dengan mengadakan penelitian ilmiah. Agar dapat menghasilkan suatu penemuan ilmiah ilmuwan harus selalu melakukan dua hal yaitu bersikap ilmiah dan menggunakan metode ilmiah.
Sikap ilmiah adalah sikap yang meliputi rasa ingin tahu, kejujuran, ketekunan (tidak cepat putus asa), ketelitian, objektivitas, dan keterbukaan.
Metode ilmiah adalah cara kerja dengan tahap-tahap tertentu (sistematis dan teratur) dengan menggunakan logika yang ditempuh oleh para ilmuwan untuk memecahkan masalah yang dihadapinya dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan.
Langkah-langkah Metode ilmiah:
- Merumuskan masalah (dilakukan setelah mengadakan pengamatan/observasi)
- Mengumpulkan data/keterangan (penyusunan kerangka berpikir)
- Menyusun hipotesis/dugaan atau jawaban sementara terhadap masalah
- Melakukan eksperimen/percobaan
- Menarik kesimpulan
- Melakukan eksperimen lanjutan/eksperimen ulang untuk mendapatkan teori
Kegunaan Metode Ilmiah:
- Berguna untuk memecahkan suatu masalah dengan penalaran dan pembuktian yang memuaskan
- Dengan melakukan penelitian-penelitian dan pengujian kembali hasil-hasil penelitian tersebut ilmu pengetahuan akan makin berkembang
- Setiap orang dapat menguji kembali kebenaran hasil penelitian orang lain denganmenggunakan metode ilmiah, sehingga diperoleh kebenaran yang lebih pasti
- Rahasia-rahasia alam yang semula belum diketahui orang akan dapat diungkapkan dengan penelitian yang menggunakan metode ilmiah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar